CSS untuk Anak SMK: 7 Proyek Keren yang Bisa Langsung Kamu Buat (Tanpa Ribet!)

  • Jumat, 24 Oktober 2025
  • Dibaca 69x views
CSS untuk Anak SMK: 7 Proyek Keren yang Bisa Langsung Kamu Buat (Tanpa Ribet!)

CSS (Cascading Style Sheets) adalah bahasa yang digunakan untuk mempercantik tampilan website. Bayangkan CSS sebagai make-up untuk website kamu. Tanpa CSS, website hanya akan terlihat seperti teks dan gambar yang berantakan. Dengan CSS, kamu bisa mengatur warna, tata letak, font, dan banyak lagi, sehingga website kamu terlihat profesional dan menarik.

Sebagai anak SMK jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) atau Multimedia, menguasai CSS adalah keharusan. Selain memperindah tampilan website, CSS juga penting untuk membuat website responsif, yang berarti website kamu akan terlihat bagus di semua perangkat, baik itu komputer, tablet, maupun smartphone. Tapi belajar CSS dari nol bisa terasa membingungkan. Jangan khawatir! Artikel ini akan membantumu dengan 7 proyek CSS keren yang bisa kamu buat langsung, tanpa ribet, dan pastinya akan meningkatkan skill CSS kamu.

Siap untuk memulai? Mari kita lihat proyek-proyeknya!

1. Membuat Tombol Keren dengan Efek Hover

Tombol adalah elemen penting dalam setiap website. Dengan CSS, kamu bisa membuat tombol yang tidak hanya berfungsi, tetapi juga terlihat menarik. Proyek ini akan mengajarkan kamu cara membuat tombol sederhana dengan efek hover yang menarik perhatian.

Langkah-langkah:

  • HTML: Buat struktur dasar tombol menggunakan tag <button>. Contoh: <button class="button">Klik Saya!</button>
  • CSS: Berikan styling dasar pada tombol, seperti warna latar belakang, warna teks, padding, dan border-radius. Contoh: .button { background-color: #4CAF50; color: white; padding: 15px 32px; text-align: center; text-decoration: none; display: inline-block; font-size: 16px; border-radius: 5px; }
  • Efek Hover: Tambahkan efek hover menggunakan pseudo-class :hover. Kamu bisa mengubah warna latar belakang, warna teks, atau menambahkan efek transisi. Contoh: .button:hover { background-color: #3e8e41; }

Tips: Eksperimen dengan warna, font, dan efek transisi yang berbeda untuk menciptakan tombol yang unik.

2. Mendesain Navigation Bar (Navbar) Sederhana

Navbar adalah bagian penting dari website yang membantu pengunjung untuk bernavigasi dengan mudah. Proyek ini akan mengajarkan kamu cara membuat navbar sederhana yang responsif.

Langkah-langkah:

  • HTML: Buat struktur navbar menggunakan tag <nav> dan list <ul> dan <li>. Contoh: <nav><ul><li><a href="#">Beranda</a></li><li><a href="#">Tentang Kami</a></li><li><a href="#">Layanan</a></li><li><a href="#">Kontak</a></li></ul></nav>
  • CSS: Hilangkan bullet point pada list, atur tata letak horizontal, dan berikan styling pada link. Contoh: nav ul { list-style-type: none; margin: 0; padding: 0; overflow: hidden; background-color: #333; } nav li { float: left; } nav li a { display: block; color: white; text-align: center; padding: 14px 16px; text-decoration: none; } nav li a:hover { background-color: #111; }

Tips: Gunakan media queries untuk membuat navbar responsif. Misalnya, ubah tata letak menjadi vertikal pada layar yang lebih kecil.

3. Membuat Galeri Gambar Responsif

Galeri gambar adalah cara yang bagus untuk menampilkan koleksi gambar kamu. Proyek ini akan mengajarkan kamu cara membuat galeri gambar yang responsif dan terlihat bagus di semua perangkat.

Langkah-langkah:

  • HTML: Buat struktur galeri menggunakan tag <div> untuk setiap gambar. Contoh: <div class="gallery"><img src="image1.jpg" alt="Gambar 1"><img src="image2.jpg" alt="Gambar 2"><img src="image3.jpg" alt="Gambar 3"></div>
  • CSS: Gunakan CSS Grid atau Flexbox untuk mengatur tata letak gambar. Contoh menggunakan CSS Grid: .gallery { display: grid; grid-template-columns: repeat(auto-fit, minmax(250px, 1fr)); grid-gap: 20px; } .gallery img { width: 100%; height: auto; }

Tips: Tambahkan efek hover pada gambar untuk meningkatkan interaksi. Gunakan properti object-fit untuk memastikan gambar tidak terdistorsi.

4. Membuat Layout Website Sederhana dengan CSS Grid

CSS Grid adalah sistem layout yang sangat powerful. Proyek ini akan mengajarkan kamu cara membuat layout website sederhana dengan header, sidebar, dan footer menggunakan CSS Grid.

Langkah-langkah:

  • HTML: Buat struktur dasar website dengan tag <header>, <nav>, <main>, <aside>, dan <footer>.
  • CSS: Gunakan CSS Grid untuk mengatur tata letak elemen-elemen tersebut. Contoh: .container { display: grid; grid-template-areas: "header header header" "nav main aside" "footer footer footer"; grid-template-columns: 200px 1fr 200px; grid-template-rows: auto 1fr auto; height: 100vh; } header { grid-area: header; background-color: #333; color: white; padding: 20px; } nav { grid-area: nav; background-color: #f2f2f2; padding: 20px; } main { grid-area: main; padding: 20px; } aside { grid-area: aside; background-color: #f2f2f2; padding: 20px; } footer { grid-area: footer; background-color: #333; color: white; text-align: center; padding: 20px; }

Tips: Eksperimen dengan nilai grid-template-columns dan grid-template-rows untuk menciptakan layout yang berbeda.

5. Membuat Form Login yang Menarik

Form login adalah bagian penting dari banyak website. Proyek ini akan mengajarkan kamu cara membuat form login yang tidak hanya berfungsi, tetapi juga terlihat menarik.

Langkah-langkah:

  • HTML: Buat struktur form login menggunakan tag <form>, <label>, dan <input>.
  • CSS: Berikan styling pada form, label, dan input field. Contoh: form { width: 300px; margin: 0 auto; padding: 20px; border: 1px solid #ccc; border-radius: 5px; } label { display: block; margin-bottom: 5px; } input[type="text"], input[type="password"] { width: 100%; padding: 10px; margin-bottom: 15px; border: 1px solid #ccc; border-radius: 4px; box-sizing: border-box; } button[type="submit"] { background-color: #4CAF50; color: white; padding: 10px 20px; border: none; border-radius: 4px; cursor: pointer; } button[type="submit"]:hover { background-color: #3e8e41; }

Tips: Tambahkan validasi form menggunakan JavaScript untuk memastikan data yang dimasukkan benar.

6. Membuat Animasi Sederhana dengan CSS

Animasi bisa membuat website kamu lebih hidup dan interaktif. Proyek ini akan mengajarkan kamu cara membuat animasi sederhana dengan CSS.

Langkah-langkah:

  • HTML: Buat elemen yang ingin kamu animasikan. Contoh: <div class="square"></div>
  • CSS: Gunakan properti animation untuk membuat animasi. Contoh: .square { width: 100px; height: 100px; background-color: red; animation: mymove 5s infinite; } @keyframes mymove { 0% { transform: translate(0px, 0px); } 50% { transform: translate(100px, 100px); } 100% { transform: translate(0px, 0px); } }

Tips: Eksperimen dengan properti animasi yang berbeda, seperti transform, opacity, dan background-color.

7. Membuat Desain Blog Card yang Menarik

Blog card adalah cara yang bagus untuk menampilkan artikel blog kamu secara ringkas dan menarik. Proyek ini akan mengajarkan kamu cara membuat desain blog card yang menarik dengan CSS.

Langkah-langkah:

  • HTML: Buat struktur blog card dengan gambar, judul, deskripsi, dan tombol baca selengkapnya.
  • CSS: Atur tata letak dan styling blog card. Contoh: .blog-card { width: 300px; border: 1px solid #ccc; border-radius: 5px; overflow: hidden; } .blog-card img { width: 100%; height: 200px; object-fit: cover; } .blog-card .content { padding: 20px; } .blog-card h2 { font-size: 20px; margin-bottom: 10px; } .blog-card p { font-size: 14px; line-height: 1.5; margin-bottom: 15px; } .blog-card a { display: inline-block; background-color: #4CAF50; color: white; padding: 10px 20px; text-decoration: none; border-radius: 4px; }

Tips: Gunakan box-shadow untuk memberikan efek kedalaman pada blog card.

Kesimpulan:

Dengan mencoba 7 proyek CSS di atas, kamu akan mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang cara kerja CSS dan bagaimana cara menggunakannya untuk membuat website yang menarik dan profesional. Jangan takut untuk bereksperimen dan mencoba hal-hal baru. Semakin banyak kamu berlatih, semakin mahir kamu dalam menggunakan CSS. Selamat mencoba dan semoga sukses!

Ingatlah bahwa kunci utama dalam belajar CSS adalah praktik. Jangan hanya membaca tutorial, tapi langsung coba kode-nya. Dengan begitu, kamu akan lebih cepat memahami konsep-konsep CSS dan mampu mengaplikasikannya dalam proyek-proyek kamu sendiri.

Ditulis oleh: Maya
Maya
Maya adalah tokoh hayalan, hanya tampaknya ada, tetapi nyatanya tidak ada, tokoh Maya dibangun untuk lebih mendekatkan karyamaya pada kalian.

ads by Google