Format Teks HTML

  • Rabu, 6 Mei 2020
  • Dibaca 1,136x views
Format Teks HTML Format Teks Dalam HTML

Jika kawan Maya terbiasa menggunakan Microsoft word maka tentu akan mengetahui bahwa aplikasi tersebut memiliki kemampuan untuk membuat sebuah teks dengan cetak tebal (bold), cetak miring (italic) atau bahkan bergaris bawah alias underline.

Begitu juga dengan HTML. HTML mampu menampilkan sebuah elementnya dengan format teks cetak miring, tebal maupun bergaris bawah.

Format teks dalam HTML tidak hanya untuk membedakan antara teks dengan teks lainnya, tetapi juga memiliki makna dan tujuan yang berbeda.

Dengan kata lain, format teks html didesain untuk menampilkan sebuah format teks special dan memiliki makna yang khusus.

Kita akan mencontohkan dan melihat hasilnya dari masing-masing tag tersebut dalam sebuah format teks.

Format Teks <b> dan <strong>

<b> alias bold adalah element HTML yang menjadikan sebuah teks menjadi cetak tebal, atau bold, tanpa adanya penekatan bahwa teks tersebut penting.

Contoh:

<p>Kita dapat membuat sebuah teks cetak <b>tebal ini</b> dalam HTML</p>

Hasil:

Kita dapat membuat sebuah teks cetak tebal ini dalam HTML

Sedangkan <strong> merepresentasikan sebuah teks penting, dengan tampilan yang juga cetak tebal.

Contoh:

<p>Ini adalah sebuah element yang <strong>sangat penting</strong> untuk kita buat</p>

Hasil:

Ini adalah sebuah element yang sangat penting untuk kita buat

Element HTML <i> dan <em>

Element <i> alias Italic menjadikan format teks cetak miring, atau italic, tetapi tanpa adanya penekanan bahwa teks tersebut penting, sama dengan <b> yang juga bukan merupakan teks bermakna “penting”.

Contoh:

<p>Kita dapat membuat sebuah teks cetak <i>miring nih, gais</i> pake HTML, lho</p>

Hasil:

Kita dapat membuat sebuah teks cetak miring nih, gais pake HTML, lho

Sedangkan element <em> merepresentasikan sebuah teks yang memiliki makna penting, dengan hasil yang juga cetak miring.

Contoh:

<p>Sangatlah <em>penting untuk miring</em> disaat motor kita belok</p>

Hasil:

Sangatlah penting untuk miring disaat motor kita belok

Pada beberapa browser, antara <i> dan <em> atau antara <b> dan <strong> tidak memiliki perbedaan hasil yang ditampilkan, akan tetapi sebenarnya, perbedaan dari fungsi <em> dan <strong> memiliki value atau nilai penting.

KaryaMaya.com

Element HTML <small>

Jika kita menulis sebuah element dengan tag <small> maka ini merepresentasikan ukuran teks HTML lebih kecil.

Contoh:

<p>Dalam HTML, kita bisa membuat sebuah teks <small>Memiliki ukuran kecil</small> dari teks lainnya</p>

Hasil:

Dalam HTML, kita bisa membuat sebuah teks Memiliki ukuran kecil dari teks lainnya

Element HTML <mark>

Maya yakin kawan Maya semuanya memiliki atau jika sudah hilang, pasti pernah pakai stabilo, kan? Untuk nandain sebuah kalimat penting dari buku yang kita baca.

Nah fungsi element HTML <mark> ini tuh berfungsi kurang lebih seperti stabilo, untuk nandain, memberi tanda, Bahasa kerennya meng-highlight, hehe.

Contoh:

<p>Dalam satu paragraf, kadang kita <mark>stabiloin kalimat atau teks tertentu</mark> untuk nandai kalau itu penting</p>

Hasil:

Dalam satu paragraf, kadang kita stabiloin kalimat atau teks tertentu untuk nandai kalau itu penting

Element HTML <del>

Dahulu kala di jaman dimana kita masih nulis diary di buku diary harga 2000 perak, kadang ada kata yang salah, trus kita coret, nah fungsi element HTML <del> itu seperti itu.

Artinya, fungsi element <del> untuk mencoret, meski secara makna menghapus alias men-delete, tapi fungsi teks ini tidak menghilangkan teks, dia hanya mencoret teksnya.

Contoh:

<p>Sebenarnya, Gue <del>gak</del> sayang ama Lo, Beb</p>

Hasil:

Sebenarnya, Gue gak sayang ama Lo, Beb

Element HTML <ins>

Balik lagi ke analogi mencoret ketika nulis diary, abis mencoret kata atau kalimat salah, kita kan menggantinya, nah pengganti teks yang tadi kita coret itulah fungsi dari element ini.

Kita memasukan sebuah teks baru, sebagai ganti dari teks yang dicoret tadi, alias meng-insert teks baru.

Biasanya karena ini untuk penekanan, maka hasilnya sebuah teks atau kalimat dengan garis bawah.

Contoh:

<p>Sebenarnya, Gue <ins>sayang banget</ins> ama Lo, Beb</p>

Hasil:

Sebenarnya, Gue sayang banget ama Lo, Beb

Element HTML <sub>

<sub> artinya Subscript, adalah sebuah element HTML yang menjadikan teks menjadi lebih rendah dari teks lainnya

Contoh:

<p>Ini adalah contoh <sub>subscript</sub> dalam paragraf</p>

Hasil:

Ini adalah contoh subscript dalam paragraf

Element HTML <sup>

Tadi SUB sekarang SUP, alias superscript adalah menjadi sebuah teks menjadi lebih tinggi dari teks lainnya.

Contoh:

<p>Ini adalah contoh <sup>superscript</sup> dalam paragraf</p>

Hasil.

Ini adalah contoh superscript dalam paragraf

Kesimpulan

Kita dapat menyimpulkan bahwa untuk format teks dalam HTML memiliki banyak perintah, diantaranya:

<b>Teks cetak tebal (bold)
<strong>Teks cetak tebal dan penting
<i>Teks cetak miring (italic)
<em>Teks cetak miring dan penting
<mark>Untuk nandai teks / kalimat
<small>Teks memiliki ukuran lebih kecil
<del>Teks atau kalimat yang dicoret
<ins>Teks yang disisipkan / benar / garis bawah
<sup>Teks Superscript
<sub>Teks Subscript
Element dan maknanya

Latihan

Silahkan membuat satu file HTML dengan sebuah paragraph yang memiliki beberapa element tadi yang sudah kita pelajari.

Kombinasikan dengan warna, maupun background kemarin, pasti tambah seru utak atiknya.

Practice make perfect katanya pepatah, jadi ayoo latihan.

Ditulis oleh: Maya
Maya
Maya adalah tokoh hayalan, hanya tampaknya ada, tetapi nyatanya tidak ada, tokoh Maya dibangun untuk lebih mendekatkan karyamaya pada kalian.

ads by Google